<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Stasiun KA Binjai dan Stasiun KA Lubuk Pakam</title>
	<atom:link href="http://gregory-widya.com/2009/03/stasiun-ka-binjai-dan-stasiun-ka-lubuk-pakam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gregory-widya.com/2009/03/stasiun-ka-binjai-dan-stasiun-ka-lubuk-pakam/</link>
	<description>here, there, everywhere...</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Sep 2010 01:45:26 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: admin</title>
		<link>http://gregory-widya.com/2009/03/stasiun-ka-binjai-dan-stasiun-ka-lubuk-pakam/comment-page-1/#comment-1887</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2010 05:12:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gregory-widya.com/?p=483#comment-1887</guid>
		<description>Bang Aloy, stasiun kereta di sumatera utara memang terlihat sepi. keramaian penumpang yang mau naik ataupun turun hanya terjadi saat kereta datang. itupun tidak di semua stasiun, hanya stasiun-stasiun yang cukup besar saja. mengenai penuh sesak atau tidak ya tergantung situasi bang, namun apabila dibandingkan dengan KA di pulau jawa ya sangat terasa jelas bedanya, yang pasti disini tidak sebanyak yang di jawa. terimakasih sudah berkenan mampir dan tulis komentar. salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bang Aloy, stasiun kereta di sumatera utara memang terlihat sepi. keramaian penumpang yang mau naik ataupun turun hanya terjadi saat kereta datang. itupun tidak di semua stasiun, hanya stasiun-stasiun yang cukup besar saja. mengenai penuh sesak atau tidak ya tergantung situasi bang, namun apabila dibandingkan dengan KA di pulau jawa ya sangat terasa jelas bedanya, yang pasti disini tidak sebanyak yang di jawa. terimakasih sudah berkenan mampir dan tulis komentar. salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aloy</title>
		<link>http://gregory-widya.com/2009/03/stasiun-ka-binjai-dan-stasiun-ka-lubuk-pakam/comment-page-1/#comment-1886</link>
		<dc:creator>aloy</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2010 15:35:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gregory-widya.com/?p=483#comment-1886</guid>
		<description>gan klau stasiun di kereta di sumut itu keliatannya sepi2x yah dan didalam kreta -y sendiri selalu penuh sesak ga kaya penumpang kereta di pulau jawa ? thank ya gan. saya juga pecinta kreta api indonesia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gan klau stasiun di kereta di sumut itu keliatannya sepi2x yah dan didalam kreta -y sendiri selalu penuh sesak ga kaya penumpang kereta di pulau jawa ? thank ya gan. saya juga pecinta kreta api indonesia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: admin</title>
		<link>http://gregory-widya.com/2009/03/stasiun-ka-binjai-dan-stasiun-ka-lubuk-pakam/comment-page-1/#comment-1722</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 07:42:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://gregory-widya.com/?p=483#comment-1722</guid>
		<description>Mas Bambang, lok kelas CC belum masuk ke Sumatera Barat (DIVRE 2) dan Sumatera Utara (DIVRE 1) disebabkan karena jaringan rel yang ada di kedua daerah ini belum cukup memadai untuk dilalui oleh lok kelas CC yang memiliki tekanan gandar lebih besar daripada lok kelas BB. Selain itu, prasarana jembatan yang ada juga belum diperkuat sehingga kemungkinan besar apabila lok kelas CC melintas di jembatan-jembatan tersebut akan menyebabkan jembatan langsung ambrol karena tidak kuat menahan beban. 
Semoga saja dalam waktu-waktu kedepan jalur-jalur KA yang ada di Sumut dan Sumbar bisa segera ditingkatkan kekuatan dan ketahanannya sehingga bisa dilintasi oleh lokomotif-lokomotif kelas CC. Terimakasih atas dukungannya terhadap kemajuan perkeretaapian Indonesia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mas Bambang, lok kelas CC belum masuk ke Sumatera Barat (DIVRE 2) dan Sumatera Utara (DIVRE 1) disebabkan karena jaringan rel yang ada di kedua daerah ini belum cukup memadai untuk dilalui oleh lok kelas CC yang memiliki tekanan gandar lebih besar daripada lok kelas BB. Selain itu, prasarana jembatan yang ada juga belum diperkuat sehingga kemungkinan besar apabila lok kelas CC melintas di jembatan-jembatan tersebut akan menyebabkan jembatan langsung ambrol karena tidak kuat menahan beban.<br />
Semoga saja dalam waktu-waktu kedepan jalur-jalur KA yang ada di Sumut dan Sumbar bisa segera ditingkatkan kekuatan dan ketahanannya sehingga bisa dilintasi oleh lokomotif-lokomotif kelas CC. Terimakasih atas dukungannya terhadap kemajuan perkeretaapian Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
