Taman Buaya Asam Kumbang

gerbang-masukBuat yang suka jalan-jalan dengan tingkat deg-degan yang lumayan, ada satu tempat wisata yang cukup unik di Medan yaitu sebuah tempat penangkaran buaya yang punya nama beken “Taman Buaya Asam Kumbang”. Terletak di Desa Asam Kumbang, kecamatan Medan Selayang, Medan dan menempati lahan seluas 2 hektar yang dipenuhi pepohonan besar dan sebuah kolam rawa yang cukup luas membuat tempat ini juga cocok buat yang pengen ngadem n doyan cari ijo-ijo. hehehe… Apalagi tiket masuknya cuma sebesar 5000 perak buat orang dewasa dan 2500 aja buat anak dibawah 10 tahun…

Penangkaran ini awalnya hanya memiliki 12 ekor buaya di tahun 1959 yang bertambah terus sehingga mencapai 2000-an ekor saat ini. Buaya yang ditangkarkan di tempat ini ada dua jenis, yaitu Buaya Muara (Crocodilus Porosus) yang punya reputasi sebagai buaya terganas di dunia dan Buaya Sinyulong (Tomistomas Schelegelii). Keduanya merupakan buaya yang dilindungi oleh undang-undang sebagai spesies langka. Yang paling banyak disini sih berasal dari jenis buaya muara. Buat pakan tu buaya, pengelola harus menyediakan 1 ton daging ayam setiap harinya… gile cing, boros pisan yah… hahaha…

__________________________________________________________________________________

buaya-remajaBuaya muara atau buaya bekatak (Crocodylus porosus) adalah sejenis buaya yang terutama hidup di sungai-sungai dan di laut dekat muara. Daerah penyebarannya dapat ditemukan di seluruh perairan Indonesia. Moncong spesies ini cukup lebar dan tidak punya sisik lebar pada tengkuknya. Sedang panjang tubuh termasuk ekor bisa mencapai 12 meter seperti yang pernah ditemukan di Sangatta, Kalimantan Timur.

Buaya muara dikenal sebagai buaya terbesar di dunia, jauh lebih besar dari Buaya Nil (Crocodylus niloticus) dan Alligator Amerika (Alligator mississipiensis). Penyebarannya pun juga “terluas” di dunia; buaya muara memiliki wilayah perantauan mulai dari perairan Teluk Benggala (Sri Lanka, Bangladesh, India) hingga perairan Polinesia (Kepulauan Fiji dan Vanuatu). Sedangkan habitat favorit untuk mereka tentu saja perairan Indonesia dan Australia.

Buaya muara mampu melompat keluar dari air untuk menyerang mangsanya. Bahkan bilamana kedalaman air melebihi panjang tubuhnya, buaya muara mampu melompat serta menerkam secara vertikal mencapai ketinggian yang sama dengan panjang tubuhnya. Buaya muara menyukai air payau/asin, oleh sebab itu pula bangsa Australia menamakannya saltwater crocodile (buaya air asin).Selain terbesar dan terpanjang, Buaya Muara terkenal juga sebagai Jenis buaya terganas di dunia. (wikipedia.com)

__________________________________________________________________________________

loketKembali ke Taman Buaya Asam Kumbang… Nah, setelah selesai urusan pertiketan, kita bisa langsung masuk menuju lokasi penangkaran buaya. Melewati pintu masuk, disebelah kanan kita akan bertemu dengan 3 buah bak berdinding tembok dengan tinggi 1.5 meter berukuran sekitar 6×5 m yang pastinya berisi buaya! hehehe. kolam pertama berisi puluhan buaya muda yang panjangnya baru sekitar satu meteran. Sedangkan di bak kedua terdapat buaya yang ukurannya whuh gwede benerrrr… sekitar 5 meteran! mana bongsor n gelap banget juga kulitnya. hihihi… tambah sangar tu buaya! Bahkan kata pengelola tempat ini tu buaya udah berumur lebih dari 40 tahun… gile cing, dah gede, tuir pula! kwkwkw…

Disamping sebelah sana bak ini juga terdapat 3 buah bak lain yang isinya tu buaya-buaya ABG dengan panjang sekitar 1.5 meter yang tak bisa diam, selalu saja ada suara-suara yang mereka timbulkan… kesan tegangnya tambah mangtep lah, apalagi disana terdapat banyak plang bertuliskan himbauan-ajakan-larangan yang isinya “AWAS! JANGAN LETAKKAN TANGAN DIATAS BAK BUAYA”… hahaha.. tambah seram pastinya! katanya si pernah ada kejadian pengunjung yang tangannya digigit buaya.

Diseberang areal bak tersebut bisa langsung kita lihat kolam yang cukup luas dengan air berwarna hijau penuh lumut dan yang pastinya, penuh buaya!!! huahahaaha… ada satu pohon besar didalam kolam yang dibawahnya bergerombol buaya-buaya yang berendam sambil ngiup (emang pas kami kesitu, cuaca lagi panas banget! tu buaya tau aja cara ngademin badan mereka.. ^^ kwkwkw…) Kolam tersebut kayaknya si bukan kolam dengan air yang mengalir, soalnya sampe berwarna ijo gitu. Lagipula, kalo misalnya pake kolam mengalir, takutnya ada buaya yang nyelonong keluar kompleks dan masuk sungai. Gw sih sempet denger cerita, katanya dulu sempat ada buaya dewasa yang nyelonong keluar dan nyemplung masuk sungai, dari 4 ekor yang kabur yang ketangkep cuma 3, yang artinya… masih ada satu buaya yang bisa haha-hihi diluar sana… kwkwkkw…. tapi ini cuma cerita lho, ga tau bener enggaknya…

ngintip-dikit

santai-di-kolam

gerombolan-buayamandi-mandiSelain ngeliatin buaya di bak ato di kolam, tempat ini juga menawarkan pertunjukan buaya alias croc show! hahaa.. ada atraksi buaya doang, buaya ma monyet dan atraksi memberi makan buaya. Buaya ini dikasi makan bebek yang bisa kita beli ditempat dengan harga 30 ribu per ekornya. Selain itu dijual juga foto-foto buaya sebagai suvenir.

Overall, dateng ke tempat ini dijamin bisa nambah pengalaman dan pengetahuan baru. Gak sia-sia deh.. buat yang mau datang kemari, tempat ini setiap harinya buka dari jam 09.00 pagi sampe jam 18.00.

Comments: 4 Comments

4 Responses to “Taman Buaya Asam Kumbang”

  1. dave says:

    wah pak, buaya muara mau dilindungi banyak nyang miara di solo haha, di bak aer aja gitu, kasih makannya tikus putih, jadi agak kate dikit, lama tumbuhnya, kalo sampe gede ya kambing2 tetangga abis kali hahahaha

  2. bonoholic says:

    wakakaakaka…. kecil-kecil juga tetep gahar kali? namanya juga buaya bos.. waahaha…. ada-ada aja ya piaraan orang-orang…. kwkwk… thx dah drop by…

  3. qwerty says:

    sekarang buaya muara bnyk dijual anakannya.. jinak lagi.. saya si lebi suka crocodylus novaguinae (buaya papua) soalnya lebih ijo n lebih kecil.. cuma masi blm punya buaya.. blm bole ama bonyok wkwkw

  4. bonoholic says:

    wew… sejinak-jinaknya buaya, nalurinya pasti tetep buaya… hehehe… tetap menyeramkan dan berbahaya… hebat orang-orang yang punya keberanian lebih buat ngadepin buaya secara langsung…

Leave a Reply