Archive

Archive for the ‘Jalan-jalan’ Category

Pesona Banda Aceh dan Pulau Weh

November 25th, 2009 admin 2 comments

Bandara SIMTouchdown di Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh diiringi decak kagum… keren bandaranya, baru, besar, bersih, megah dan wah!… beda banget dengan bandara keberangkatan gw di Polonia Medan.. hahaha… (tapi ini just for a while bro, ntar kalo bandara baru Medan di Kualanamu selesai, pasti juga gak kalah kerennya… ^^..). Dari Bandara, ternyata perut sempet juga protes… so tanpa banyak cerita, kami lanjutkan dulu perjalanan ke sebuah rumah makan di jalan lintas antara Bandara dan kota Banda Aceh. Nama rumah makannya “Rm. Cut Dek”… maksud hati bukan mau promosi, tapi di rumah makan inilah buat pertama kalinya gw makan masakan ayam dengan nama “Ayam Tangkap!”….  hehehe… jadi masakan ayam ini sebenernya adalah ayam kampung yang dipotong kecil-kecil dan dimasak campur dengan dedaunan (gw lupa nama daunnya apa) dan cabe ijo utuh yang digoreng sampe garing… Gurihnya ayam dan uniknya rasa daun yang digoreng sampe ‘kemripik’ bikin gw pengen nambah terus! sensasi rasanya seru… hehehe… kenapa disebut ayam tangkap ya? nama ayam tangkap sendiri mungkin dikarenakan saking banyaknya daun yang nutupin ayam jadi kalo mau makan potongan ayam tersebut harus “ditangkap” (dicari, diaduk-aduk, diubek-ubek sampe “ketangkep”) kwkwkwk.. tapi ga tau juga sih, ini cuma pendapat ngasal gw aja…. tapi overall kata gw sih, enak! heheheh…

RM Ayam TangkapAyam tangkap

Read more…

Curug Cibeureum & Curug Sawer di TNGGP, Sukabumi

November 25th, 2009 admin 8 comments

Sukabumi, sebuah kota kecil berhawa sejuk adem yang berada di kaki Gunung Gede dan Gunung Pangrango Provinsi Jawa Barat, memiliki reputasi yang lumayan beken akan potensi alam. Beberapa potensi wisata alam yang cukup menarik untuk dikunjungi salah satunya adalah wisata Air terjun (“curug” dalam bahasa sunda) dan danau (“situ” also in sundanese).  Air terjun yang terdapat di kawasan konservasi alam Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ini adalah Curug Cibeureum di daerah Perbawati, Selabintana dan Curug Sawer di daerah Situgunung, Kadudampit. Selain curug, ada juga danau diatas gunung yang memiliki nama Situgunung (Situ = danau, dimana situgunung berarti danau di gunung). Tulisan gw kali ini mau menceritakan perjalanan gw treking ke tempat-tempat tersebut.

CURUG CIBEUREUM – Perbawati, Selabintana

Curug Cibeureum merupakan air terjun yang terletak di daerah Perbawati, Selabintana, Kabupaten Sukabumi. Cara mencapai lokasi awal untuk treking ini dari kota Sukabumi adalah dengan naik angkutan umum (angkot) no. 10 berwarna merah lintasan Sukabumi – Selabintana. Berhubung angkutan umum ini hanya melayani perjalanan sampai di tempat wisata dan penginapan bernama “Hotel Selabintana” maka perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki lewat jalan setapak di belakang hotel melalui perkebunan teh dan lokasi perkemahan yang bernama Pondok Halimun. Apabila tidak mau repot, maka angkutan umum ini pun sebetulnya bisa di carter langsung dari Sukabumi menuju ke Pondok Halimun (dengan ongkos yang lebih mahal tentunya, kira-kira Rp. 10.000 / orang).

Pondok Halimun ini merupakan salah satu pintu masuk ke kawasan konservasi alam TNGGP, pintu masuk kawasan ini terdapat di kadudampit, yakni pintu masuk Situgunung.

Curug Cibeureum (3)Curug Cibeureum (1)

Read more…

Taman Buaya Asam Kumbang

June 8th, 2009 admin 4 comments

gerbang-masukBuat yang suka jalan-jalan dengan tingkat deg-degan yang lumayan, ada satu tempat wisata yang cukup unik di Medan yaitu sebuah tempat penangkaran buaya yang punya nama beken “Taman Buaya Asam Kumbang”. Terletak di Desa Asam Kumbang, kecamatan Medan Selayang, Medan dan menempati lahan seluas 2 hektar yang dipenuhi pepohonan besar dan sebuah kolam rawa yang cukup luas membuat tempat ini juga cocok buat yang pengen ngadem n doyan cari ijo-ijo. hehehe… Apalagi tiket masuknya cuma sebesar 5000 perak buat orang dewasa dan 2500 aja buat anak dibawah 10 tahun…

Penangkaran ini awalnya hanya memiliki 12 ekor buaya di tahun 1959 yang bertambah terus sehingga mencapai 2000-an ekor saat ini. Buaya yang ditangkarkan di tempat ini ada dua jenis, yaitu Buaya Muara (Crocodilus Porosus) yang punya reputasi sebagai buaya terganas di dunia dan Buaya Sinyulong (Tomistomas Schelegelii). Keduanya merupakan buaya yang dilindungi oleh undang-undang sebagai spesies langka. Yang paling banyak disini sih berasal dari jenis buaya muara. Buat pakan tu buaya, pengelola harus menyediakan 1 ton daging ayam setiap harinya… gile cing, boros pisan yah… hahaha… Read more…

More than Words

April 7th, 2009 admin 7 comments

Selama ampir 2 tahun gw berkehidupan di Medan, banyak banget gw temuin istilah-istilah baru yang menggelitik en bahkan sampe bikin gw ngakak sejadi-jadinya… istilah-istilah ini sebenernya umum en biasa aja sih kalo dilihat dari sudut pandang sang pemilik istilah (baca: orang medan & sumut, red.).. karena mungkin merupakan inkulturasi dari beberapa kebudayaan seperti Belanda, Inggris, Arab dan Melayu… tapi khususnya buat gw yang pendatang n awam gini praktis langsung ngakak! hahahaha… tanpa mengurangi rasa hormat  gw, ni beberapa istilah yang gw maksud itu… Read more…

Categories: Jalan-jalan Tags: ,

Borneo van Sumatera

March 27th, 2009 admin 6 comments

Kabanjahe, kota kecil nan dingin di Tanah Karo di kaki Gunung Sibayak Sumatera Utara memiliki banyak cerita, salah satunya adalah keberadaan angkutan umum antar kotanya yang lumayan unik, uniknya kayak gini nih gw ceritain…

Jarak 76 km perjalanan Medan – Kabanjahe via Berastagi ini dilayani oleh beberapa provider angkutan (etdah, provider… PO Bus maksudnyah! hahahaha…) menggunakan armada bus mitsubishi colt diesel dengan nama – nama yang lumayan nyentrik… Salah satunya punya nama BORNEO… Borneo yang bukan dari Kalimantan ini punya ciri khas warna kombinasi merah kuning ijo yang ngejreng, rame dan full stiker! terus ada lagi namanya SUTRA singkatan dari Sumatera Transport, kalo yang ini warnanya agak kalem, kombinasi silver n biru tua, tapi tetep aja rame! sama ada satu lagi yang namanya SINABUNG JAYA, kalo yang ini punya warna hampir sama kayak Borneo. Katanya sih salah satunya merupakan pecahan karena dulunya satu manajemen gitu…

borneo

sinabung-jaya

Read more…