Mochi, oleh-oleh khas Kota Sukabumi
Buat anda-anda yang doyan jajanan, ni ada oleh-oleh khas Kota Sukabumi yang gak boleh dilewatkan. Namanya kue Mochi. Penganan dari tepung ketan ini bentuknya bulat-bulat kecil bertabur tepung sagu dan dikemas dalam kotak dari keranjang bambu seperti besek. Rasanya legit, empuk dan manis. Biasanya berisikan tepung kacang tanah yang diberi aroma dan rasa- rasa khas, seperti rasa pandan, stroberi, mocca, pisang ambon, dll.

Di Sukabumi, produsen kue mochi ini tersebar di beberapa tempat. Ada di Jl. Otista, di Jl. A.Yani, di Jl. Kasuari, dll. Tempat yang gw datengin kebetulan yang ada di jl. Kasuari, di daerah Bhayangkara. Selain mochi, di tempat ini juga dijual penganan-penganan kecil lain hasil produksi pengrajin makanan ringan seputar sukabumi.




Kue mochi ini dijual per satu ikatan kotak keranjang bambu yang berisikan 5 kotak secara vertikal, dengan harga bervariasi. Untuk mochi yang dijual di Jl. Kasuari harganya 3 ribu perak per kotak (jadi 15 ribu per ikat). Biasanya pun harus pesan dulu via telepon atopun datang untuk order karena biasanya selalu kehabisan stok kalo datang mendadak.
Ni ada tips buat yang mau beli kue mochi:
Belinya langsung aja ke produsen, supaya terjamin fresh-nya. Jangan beli di terminal, stasiun, ato tukang asongan yang menawarkan mochi ini dengan cara membungkus kemasan kue mochi ini dengan plastik bening yang diikat. Karena banyak pengalaman yang bilang kalo mochinya udah basi!! Dibungkus plastik bening sebagai “kedok” untuk menutupi… jadinya kita gak tau apakah kue mochi ini masih baru atau nggak. (jangan lupa, ini kue yang nggak tahan lama)
Bagi masyarakat Medan dan sekitarnya, keberadaan sarana transportasi umum yang disebut “becak motor” emang ngebantu banget. Mengapa? karena di Medan tu gak ada ojek. beda sama kota-kota di pulau jawa yang hampir disetiap mulut gang ada pangkalan ojeknya. Medan tu ga punya bis kota, kalo angkot (sudako alias Suzuki Dalam Kota, kalo orang Medan bilang) memang banyak, tapi berbanding dengan jumlah penduduk Medan yang bwanyak banget kayak gini udah jelas ga cukup.. nah berkat adanya becak motor ini, penduduk Medan jadi punya alternatif sarana transportasi lain.
